Menjangkau Titik Kulminasi Konflik Lewat City Lights dari MRT

Setelah merilis debut mereka REVOKE/REPENT dan melakukan tur pada Juli-Agustus tahun 2018 lalu, unit grunge asal Jakarta MRT kembali dengan sajian baru bagi pendengar musik. Kali ini, band yang beranggotakan Dimas (vokal), Shoni (gitar), Runsid (bass), dan Ajo (drum) menelurkan City Light, sebuah single yang menjadi jembatan baru menuju album kedua mereka. 

Mengangkat tema yang begitu personal, yakni konflik dengan diri sendiri, MRT mengajak pendengarnya untuk menikmati titik kulminasi. Lagu City Lights bertindak sebagai anthem penyelesaian yang harus dijalani oleh seseorang tersebut. Bermandikan cahaya dari lampu-lampu kota di gelapnya malam hari, elemen-elemen tersebut menemani langkah seseorang untuk berdamai dengan apa yang sudah terjadi di masa lalu. Berjalan menuju sebuah awal yang baru. Satu pagi yang baru.

“Manusia harus berani untuk pasrah. Manusia harus berani untuk melupakan. Di depan sana masih ada banyak kebahagiaan dan rintangan yang akan menyambut.”, seperti itu kurang lebih Shoni Hawari menggambarkan suasana yang dirangkumnya ke dalam ‘City Lights’.

Perbedaan yang terasa pada single ini diantaranya, unsur gitar akustik yang dominan dan tanpa distorsi dipilih M R T, yang beranggotakan Dimas Anggara, Randi Erzanda, Shoni Hawari, dan Ajo Geri, sebagai medium yang pas untuk menyampaikan lagu ini. Sebagai penguat rasa di lagu ini, M R T dibantu pula oleh Arrend Michiels, pemain biola dari Grup Kerontjong Toegoe yang sebelumnya juga pernah menyumbang sayatan senarnya di lagu ‘Blindman’ pada album Revoke/Repent (2018). ‘City Lights’ pertama kali dibawakan pada perhelatan Ruang Tamu Vol. 1: M R T Unplugged pada 19 Oktober 2018 lalu di Pavilliun 28, Jakarta dan direkam oleh Firas Raditya (Rachun/The Sidhartas).

‘City Lights’ kini tersedia pada layanan digital streaming seperti Spotify, Joox, Apple Music, dan Deezer. Selamat menikmati!

Leave a Reply